MERAYAKAN NATAL BERSAMA KELUARGA BESAR SMPN 4 BULIK

Hari ini, Selasa, 13 Desember 2016, bertepatan dengan jadwal saya pergi ke Kota INDAH, Nanga Bulik  (Ibukota Kabupaten Lamandau – Kalteng). Sudah lebih dari 2 minggu, saya tidak pergi ke Nanga Bulik. Biasanya saya pergi ke Nanga Bulik untuk keperluan dinas sekolah, tapi kali ini saya pergi untuk keperluan pribadi.

Saya sudah menjadwalkan hari ini untuk mengurus perpanjangan SIM (Surat Ijin Mengemudi) C saya ke Polres Lamandau, karena jatuh temponya adalah besok tanggal 14 Desember 2016.

Anda tahulah, sekarangkan untuk mengurus perpanjangan SIM tidak boleh telat satu haripun. Jika tidak, maka akan dianggap mengurus baru (mengurus baru berarti “ribet” dan tentunya nambah dana lagi). Maka  dari itu, sayapun segera mengurusnya sebelum terlambat. Kurang lebih 2 jam saya menunggu di loket antrian tadi siang, akhirnya SIM baru saya itupun selesai. Thanks Polres Lamandau atas pelayanannya.

p_20161213_183940

Bertepatan dengan jadwal hari ini pula, saya mendapatkan undangan khusus dari Panitia Natal SMPN 4 Bulik. Tentu saja saya merasa senang menerima undangan tersebut. Selain bisa ketemu dengan teman-teman lama disana, saya juga bakal ketemu adik saya yang paling bungsu, Tiara Yuliandari, yang saat ini masih duduk di bangku kelas VIII di SMPN 4 Bulik ini. Tentu ini bentuk dukungan saya kepadanya dalam merayakan natal.

Karena itu, tidak ada alasan untuk saya tidak hadir, mengingat jadwal pelaksanaannya juga sore hari. Melalui komunikasi via facebook, saya mengatakan sebelumnya kepada Ibu Irmawati S. Kanisa, S.Th (Guru Pend. Agama Kristen di SMPN 4 Bulik) bahwa saya janji akan datang. Akhirnya sayapun menghadiri acara natal ini tadi sore.

Berikut ulasan singkat saya tentang acara tersebut.

Acara natal ini digelar di Aula Bappeda Kab. Lamandau. Menurut Ketua Panitia, Ham Fransya Pribadi, dan juga bu Irma, acara sengaja dilaksanakan di tempat ini karena fasilitas di sekolah mereka masih belum memadai dibandingkan dengan fasilitas yang ada di Aula Bappeda ini.

Sayapun hadir disana, 10 menit sebelum acara dimulai. Sesuai surat undangan, harusnya acara dimulai pada pukul 15.00 Wib, tetapi kenyataannya harus molor selama 33 menit, mengingat ada gangguan listrik. Listrik PLN saat itu tiba-tiba padam. Entah apa penyebabnya. Untunglah pada pukul 15.33 Wib, listrik kembali menyala dan acarapun dapat segera dimulai.

Pada acara natal kali ini, merupakan sebuah kesempatan istimewa pula bagi Pjl. Natanael Yaeni (salah seorang pekerja di Resort GKE Batangkawa-Kec. BatangKawa) diundang untuk menjadi pengkhotbah dalam acara natal tersebut (Saya dan Pjl. Natanael Yaeni tinggal di satu kecamatan yang sama).

p_20161213_174321_1

Acara Natal Keluarga Besar SMPN 4 Bulik tadi berlangsung lumayan  meriah. Gedung Aula Bappeda yang menjadi pusat acarapun dipenuhi oleh warga SMPN 4 Bulik beserta para undangan. Semua kursi yang disediakan panitia dapat ditempati semuanya. Diperkirakan jemaat yang hadir mencapai lebih dari 250 orang.

Untuk Tema Natal yang diangkat adalah sesuai dengan Tema Natal Nasional, yakni dari Lukas 2:11 “Hari Ini telah Lahir Bagimu Juru Selamat, Yaitu Kristus Tuhan, di Kota Daud”. Sedangkan untuk  Sub Tema adalah “Menjadi Pelajar Kristen Yang Berakar di dalam Kristus”.

P_20161213_163203.jpg

Seperti acara-acara pada umumnya, tak jauh berbeda juga dengan acara natal ini, acara diawali dengan prakata oleh Pembawa Acara (MC). Lalu pembacaan susunan acara untuk menggambarkan secara singkat acara yang akan diikuti.

Yang dipercayakan menjadi MC adalah 2 (dua) orang siswa, yakni Michael Aleiaju (siswa kelas 9) dan Gracia (siswi kelas 9). Sedangkan untuk Liturgos (Pemimpin Pujian) adalah Fhilia (siswi kelas 9).

Sebelum acara ibadah dan perayaan dimulai, terlebih dahulu ada Laporan dan sambutan-sambutan, yakni Laporan Ketua Panitia. Sambutan Ketua Komite SMPN 4 Bulik (diwakili oleh Sekretaris Komite SMPN 4 Bulik: Bpk. Holides), dan diakhiri dengan sambutan dari pihak Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kab. Lamandau (Kabid Dikdas: Bpk. Tarung YH. Saloh).

Pada intinya sambutan yang disampaikan mereka adalah terkait support (dukungan) mereka terhadap acara ini. Momen  Natal sudah seharusnya menjadi perhatian semua pihak, khususnya para insan remaja/pelajar dan warga SMPN 4 Bulik, agar memaknainya dengan lebih tepat. Isu perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi, juga kenakalan remaja sempat disinggung mereka. Jangan menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan oleh orang tua. Karena itu, para pelajar harus menyadarinya dan berjuang keras untuk menggenapi subtema yang telah dibuat.

Di kesempatan lain (sebelum acara dimulai) tadi sore, saya juga sempat mewawancarai bu Irma terkait acara mereka ini. Ia mengatakan bahwa Natal di SMPN 4 Bulik tahun ini adalah yang ke-8 kalinya. Ia berharap agar melalui momen Natal ini, para siswa bisa lebih bersemangat lagi, secara iman lebih dikuatkan, dan tentunya dapat menjadi  saksi yang baik  di tengah-tengah pergaulan. Menurutnya pula bahwa antusiasme para siswa dalam mempersiapkan acara ini sangat luar biasa. Sayapun turut senang mendengarnya.

Ibadah Natal SMPN 4 Bulik yang dilaksanakan di Aula Bappeda inipun berlangsung dengan hikmat. Format ibadahnya dikemas secara semi oikumene (menurut saya). Ada grup choir dan penari tamborin selama ibadah berlangsung. Mungkin ini menjadi keunikan SMPN 4 Bulik setiap tahunnya (sepengetahuan saya).

Liturgos dan semua petugas dalam ibadah natal tadi juga menjalankan bagian mereka masing-masing dengan cukup baik. Tampak pula bergabung dalam grup choir itu, Tiara Yuliandari, adik saya yang masih duduk di kelas VIII (delapan) itu. Dia dan teman-temannya tampil elegan dan Pede membawakan kidung-kidung natal yang merdu. Saya yakin latihan/geladinya juga sudah dipersiapkan sedemikian rupa sehingga acara ibadahnya dapat berlangsung lancar tanpa gangguan yang berarti.

natanel-yaeni

Suasana ibadah yang tenang dan berlangsung tertib ini tentu membuat para jemaat/hadirin dapat menikmatinya. Suasana natal cukup terasa saat itu. Apalagi saat firman Tuhan disampaikan oleh Pjl. Natanael Yaeni. Dalam khotbahnya (mengacu kepada sub tema) saya menangkap 2 hal utama, yakni tetap di dalam Tuhan (setia kepada-Nya) dan miliki pendirian yang teguh. Dua Pesan Natal ini tentu harus menjadi perenungan dan refleksi bagi  jemaat yang hadir, khususnya bagi warga SMPN 4 Bulik .

Setelah acara ibadah berakhir, acara dilanjutkan dengan pembagian konsumsi (jamuan Kasih) oleh seksi konsumsi. Konsumsinya berupa makanan/minuman yang dikemas dalam kotak. Setelah terlebih dahulu didoakan sebagai bentuk ucapan syukur atas berkat ini, sayapun segera menyantapnya. Tertera juga di bagian luar kotak konsumsi saya itu angka 272. Angka itu adalah angka door prize. Semoga ini menjadi angka keberuntungan saya kali ini.

P_20161213_175201_1.jpgAcarapun semakin meriah ketika masuk pada acara perayaan. Walaupun tidak banyak pertunjukan, tetapi beberapa persembahan pujian yang ditampilkan cukup menyelingi suasana saat itu. Hanya, sayangnya, tahun ini SMPN 4 Bulik tidak mementaskan Drama Natal seperti tahun sebelumnya. Padahal menurut saya, Perayaan Natal tadi kalau diisi dengan Drama Natal maka akan terasa lebih lengkap. Tapi bagaimanapun, itu semua tidak mengurangi makna natal itu sendiri. Saya tetap menikmati acaranya.

door-prize-utama
Bpk. Tarung YH. Saloh menyerahkan hadiah utama

Saat Door Prize akan diundi, MC berkata, “Bapak/Ibu sekalian, perhatikan nomor/angka yang ada di kota Anda masing-masing, kita akan mengundi Door Prize”, sayapun kembali memperhatikan nomor yang ada di kotak milik saya tadi.

Walaupun saya tidak suka kalau natal hanya diidentikkan dengan door prize, tetapi dalam hati kecil saya pengen juga dapat door prize. Apakah saya beruntung kali ini? Ternyata, saya tidak beruntung lagi (memang selalu gak beruntung kok). Meskipun begitu, saya tetap senang melihat keceriaan para hadirin yang mendapat nomor undian door prize itu. Hadiah yang disediakan panitiapun cukup banyak dan beragam. Untuk hadiah utamanya, yang beruntung mendapatkannya adalah Yogi (siswa kelas VIID). Tidak tahu pasti apa hadiah dalam kotak kardus tersebut. Yang pasti adalah anak tersebut pasti senang menerimanya.

Acara berakhir tepat pada pukul 18.41 Wib. Setelah berfoto-foto ria bareng teman-teman yang hadir, sayapun kembali pulang. Senang bisa menghadiri acara natal tadi. Saya ucapkan terimakasih buat bu Lenny Favority (Kepsek SMPN 4 Bulik), bu Irmawati (Guru PAK SMPN 4 Bulik), seluruh panitia, dan seluruh Keluarga Besar SMPN 4 Bulik. Jangan lupa atau jera, tahun depan, tolong undang saya lagi! Jika tidak ada halangan, saya janji akan hadir.

Selamat Natal buat semuanya. Semoga Damai Natal Senantiasa Menyertai Seluruh Hidup Kita. Amin.

Salam Cerdas,

Desfortin

Iklan

One thought on “MERAYAKAN NATAL BERSAMA KELUARGA BESAR SMPN 4 BULIK

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s