Bila Saatnya Tiba

Oleh: Desfortin

Bila saatnya tiba…

Siapa sangka kitapun bisa terkena

Meski dengan yakin kita merasa telah mengalaminya

Tapi nyatanya rasa dan fakta itu tidak sama.

Bila saatnya tiba …

Siapa sangka semuapun menjadi nyata

Meski telah menjadi dewasa

Tapi ia tak pernah pandang usia.

Bila saatnya tiba …

Siapa sangka iapun datang melanda 

Meski menghindar dengan segala cara

Tapi nyatanya itu tak mengubah apa-apa.

Bila saatnya tiba …

Siapa sangka datangnya seolah tiba-tiba

Meski mengalaminya rasanya tersiksa 

Tapi nyatanya fakta ini harus diterima.

Bila saatnya tiba …

Siapa sangka hal malang berpihak pada kita

Meski situasi ini membuat kecewa

Tapi menyalahkannya tak guna dan tak bijaksana.

Bila saatnya tiba …

Siapa sangka orang kuatpun bisa merana

Meski ini alamiah saja bagi manusia

Tapi kalau bisa ini cepat berlalu saja.

Bila saatnya tiba …

Siapa sangka hari ini para medis yang diasa pas tidak ada

Meski ini sangat tidak nyaman terasa

Tapi itulah konsekuensi hidup di desa.

Bila saatnya tiba …

Siapa sangka bahwa alternatif lainpun tetap ada

Meski sepintas ini tidak sesuai asa

Tapi hikmat para tua boleh juga dicoba.

Bila saatnya tiba …

Siapa sangka kalau inilah buktinya

Meski semua telah terlanjur salah cerita

Tapi itulah manusia, tempatnya khilaf atau lupa.

Bila saatnya tiba …

Siapa sangka sakit inipun jadi nyata

Meski enggan mengakuinya karena salah cerita

Tapi satu hal yang mulia bahwa jujur itu segalanya.

Kinipan, 24/02/2017
Ket: Ocehan saat sakit

Iklan

7 thoughts on “Bila Saatnya Tiba

    1. Betul saja mas, tapi dlm ocehan saya di atas, saya telah salah ingat dan salah cerita.

      Waktu saya kecil itu, kayaknya bukan cacar air, tapi sejenis gerumut, ga tahu apa bhs. Indonesianya. Waktu itu ayah saya juga kasih saya minum kelapa.

      Suka

    2. Iya ni mas ketularan.

      Kayaknya betul saja mas, tapi dlm ocehan saya di atas, saya telah salah ingat dan salah cerita bhw udah pernah, kyaknya belum.

      Waktu saya kecil itu, kayaknya bukan cacar air, tapi sejenis gerumut, ga tahu apa bhs. Indonesianya. Waktu itu ayah saya juga kasih saya minum kelapa.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s