Ada Apa Denganku dan Cicak?

Ketiban cicak, pertanda apa? Mitos atau fakta?

Sumber Gambar: lensaku.net

Sudah 3 hari 3 malam aku berada di kota ini. Aku turun dari kampung tempatku bekerja ke kota ini 3 hari lalu, untuk sebuah misi dinas. Rencana awal hanya 1 hari 1 malam saja, tapi kemudian jadi beberapa hari, gara-gara agenda dinas 2 hari lalu yang ditunda, dan harus dilanjut besok Senin.

Menyebalkan. Tapi mau salahkan siapa. Itulah resikonya kalau komunikasi kurang berjalan dengan baik, maklum aku tinggal jauh dari kota ini. Kadang informasi kurang update.

Konsekuensinya, aku harus bermalam lebih lama lagi di rumah kami yang di kota ini. Kebetulan pula, dua adikku yang bersekolah di kota ini menunggui/menghuni rumah ini.

Saat malam tiba. Aku berbaring di tempat tidur. Seperti biasa, semua berjalan normal sebelum akhirnya mood-ku berubah. Saat itu, cicak yang menempel di langit-langit rumah tiba-tiba jatuh hampir mengenaiku. Awalnya, aku tak masalah, gak kena aja untung, pikirku. 

Namun beberapa saat kemudian, ada lagi cicak yang jatuh, dan kali ini tepat mengenai salah satu betisku. Tapi si cicak langsung kabur. Sontak saja ini membuatku kaget, dan naluri anehku itu muncul, sebab aku telah tercekoki kalau ketiban cicak itu pertanda sial atau buruk, meski ini tampak irasional, konyol dan lebay. Aku tahu itu.

Maka, mood-ku pun menjadi tidak baik. Jadi kurang rileks. Entahlah, ada apa sebenarnya yang terjadi denganku ini, kenapa aku begitu terganggu setelah ketiban cicak itu. Bukankah aku orang terpelajar? Aku sebenarnya malu untuk membagikan ini. Apalagi berbagi sesuatu yang remeh, mitos dan konyol seperti ini, seolah aura negatif saja yang Anda terima. Maaf, kalau Anda anggap ini sharing yang buruk. Tapi daripada kusimpan sendiri, biar terasa plong, maka ku-share saja. Semoga.

Lalu, sekitar pukul 20.00 malam itu, aku pergi untuk mencari menu makan malam di luar. Karena kebetulan di rumah tak ada makanan yang menggugah seleraku. Aku pergi ke kompleks warung makan yang terletak di area khusus di kota ini.

Aku berniat memesan nasgor (nasi goreng). Beberapa saat sembari menunggu nasgorku disajikan, sambil mengotak-atik smartphone ku, tiba-tiba aku ketiban sebuah kotoran yang jatuh dari atas atap kedai penjual nasgor tersebut.

“Apa ini?” Tanyaku kaget. “Astaga” lanjutku dengan perasaan apes lagi.

“Kotoran cicak itu pasti mas” kata si penjual nasgor tersebut.

“Aduh, sialan” kataku dengan kesal.

Tadi di rumah kena juga, kok disini lagi, seperti suatu kebetulan saja. Sebal.

Jujur, aku kesal dan risih dengan yang kualami ini. Sampai di rumah, ingin kuhabisi saja cicak-cicak yang kulihat, tapi aku tak berdaya. Beberapa kali aku memburu cicak-cicak itu, tapi mereka keburu lolos dan selalu lolos.

Malam ini kembali aku bermalam di rumah kami di kota ini. Perasaanku masih was-was kalau malam tiba, apalagi saat berbaring pas di bawah cahaya lampu. Makanya, aku padamkan saja lampunya, semoga aku bisa rebahan dengan tenang tanpa gangguan hewan sialan ini.

Namun, tanpa diduga, meski sudah dimatikan lampunya, ternyata malam ini, aku kena apes lagi, ada lagi kotoran yang jatuh dari atas, tepat mengenai bagian paha kananku kali ini. Segera saja aku minta adikku yang berbaring tak jauh dari posisiku berbaring agar menekan tombol nyala pada saklar, astaga ternyata di atas langit-langit itu ada seekor cicak besar, bukan cicak biasa, kami menyebutnya sebagai “a’angkat”. Hewan ini dianggap malah lebih sial daripada cicak.

Hadeuh, dasar apes apes, pikirku. Pertanda apa lagi ini? Dalam keyakinan keluargaku dan juga mungkin sebagian orang, walau ini seperti takhayul atau mitos saja, ini pertanda suatu yang tidak diinginkan.

Pasca kejadian tadi, perasaanku tidak nyaman, pokoknya bercampur antara kesal dengan ulah cicak-cicak tersebut dan tanda tanya di hati, ini pertanda apa? Apa aku hanya phobia pada cicak? Atau ada sesuatu yang lain?

Orang tuaku bilang kalau ketiban hewan ini, memang pertanda buruk, dan kalau bisa cicak tersebut harus dihabisi. Aku merasa buruk sekali malam ini. Di sisi lain aku merasa bahwa apa salahnya hewan tersebut, bukankah ia sama seperti hewan lainnya?

OMG! Semoga saja itu semua tidak benar. Aku ingin menepisnya. Aku juga berharap ini hanya di alam mimpi, hanya mitos, bukan nyata. Inilah tulisan konyol yang pernah kuposting setelah curhatan konyol dan lebay tentang cicak beberapa waktu lalu. Semoga Anda memakluminya.

Salam,

Desfortin

Iklan

27 tanggapan untuk “Ada Apa Denganku dan Cicak?

  1. masih mending cicak mas…beberapa hari yang lalu, aku kejatuhan tikus segede marmut persis di kening dan bikin kaget pas tidur, sontak tangan reflek dan kaget oalalahhhh…tikus gede bikin begidig, pengin tak pukul pakai sapu tapi tuh tikus sudah kepalang kabur…

    Disukai oleh 1 orang

  2. hahahaha ngakak aku bacanya
    kok sial melulu mas, di jatuhin tahi cicak melulu.
    Tuh rumah apa sarang cicak yak… πŸ˜€
    tapi itu cuma mitos mas menurutku, kalau kita tidak mempercayainya, InsyaAllah gak akan terjadi apa-apa

    Suka

  3. Biar lebih tenang mending mas desfortin nanya ke orang yg ngerti, orang2 tua gitu. Cara menanggulangi kejadian kejatuhan cicak karena sudah teelanjur terjadi. Soal klo mas desfortin sering mikir bakal terkena sial, maka itu bisa benar2 terjadi. Lagipula mitos itu kan karena kejadian yg berulang2 terjadi dan digunakan sebagai pertanda orang dulu, biasanya ada benernya. Kecuali klo memang gak percaya sama sekali.

    Disukai oleh 1 orang

    1. Sdah ditanya sih k bbrpa org tua, ktanya emang prtnda gak baik, mreka bilang sya mesti matiim tu cicak. Ntar mlm mkanya mau berbru lg, ni sdah kmbli di Kinipan.

      Waduh mas, klo bgtu artinya kyakinan atau prasaan kita bs brpngruh ya,πŸ˜‚πŸ˜‚

      Disukai oleh 1 orang

      1. Iya. Keyakinan kita itu berpengaruh sekali. Sama seperti Do’a. Klo yakin bakal benar2 terjadi. Dalam dunia ilmiah disebut placebo. Meskipun dikasih air putih, klo pasiennya nganggap itu air bertuah karena didapat dari sesepuh dan diyakini membawa kesehatan bagi tubuh, maka ia akan sehat. Sugesti pikirannya dan keyakinan yg mempengaruhi.

        Disukai oleh 1 orang

        1. Klo gitu, mending placebo digalakkan ya, biar membntu kesembuhan penyakit, hehe…
          Mksih mas buat saran atau pendapatnya. Komen ini tlat sya respons, ternyata smpat msuk spam, gak tahu knp, pdhal pembaruan pngturan terbaru kyaknya komen Anda hrusnya lolos kok.

          Suka

          1. Biasanya klo dokter yang bagus akan mengunakan kata2 yg bagus untuk menimbulkan efek placebo. Semacam kata2 positif agar pasien yakin bahwa kesehatannya bisa pulih seperti semula. Saya pernah baca. Cuma kurang tahu apakah skill semacam itu diajarkan dan jadi standar atau harus belajar secara otodidak.

            Disukai oleh 1 orang

  4. Emang geli sih kalau ketiban cicak, apalagi sampai berkali-kali. Kayaknya nggak ada binatang yang level menjijikannya melebihi cicak, bahkan kecoa sekalipun.

    Saya sendiri kalau lihat cicak di dinding kamar nggak berani saya apaapain. Takutnya kalau saya ganggu malah dia menjatuhkan dirinya( atau ekornya).

    Suka

      1. Wajar sih kalau punya insting begitu. Soalnya mas udah sering mengalami kejadiaan tak mengenakkan dengan cicak.

        Tapi normalnya sih cicak kalau nempel di dinding itu lengket banget, kemungkinan jatuhnya kecil.

        Disukai oleh 1 orang

        1. Ya itu mas, saya jg bingung, pdhal biasanya sya orgnya rasionil, tp utk yg ini gak tahu lah, sulit ditepis.

          Tapi ini mau sya jdikan smcam riset ala Desfortin, apkh bnr klo kita tercekoki llu kjdiannya akan sprti kykinan kita itu, klo gak, berarti kita gak boleh spnuhnya prcya pd nurani. Dan 2 hari ini sy mmang blm melihat tnda2 dari prsaan saya itu, smoga saja everything will be going fine

          Suka

  5. Tapi sejauh ini aman aja kan ka?
    Mitos aja tuh
    Beberapa hari yang lalu juga kejatuhan cicak dkaki pas lg nonton tp puji Tuhan gpp j hee..
    Tp lumayan menghibur ternyata aja jg mitos kalo ketiban cicak hee

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s